7 Pantai Di Indonesia Yang Masih Jarang Disinggahi

Kamu ingin liburan ke pantai tapi bosan dengan lokasi yang itu-itu aja? Sebagai negara kepulauan, tak heran jika Indonesia memiliki banyak pantai. Sampai saat ini pun banyak wisatawan asing yang ingin berwisata ke Indonesia demi mengunjungi pantai-pantai eksotis.

Bahkan, di Indonesia juga masih ada pantai yang belum terkenal atau belum terjamah lho. Padahal pantai tersebut memiliki pemandangan luar biasa menawan.

Kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga dong dengan pesona alamnya. Jadi tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Berikut rangkum seputar pantai eksotis di Indonesia yang masih belum terjamah? Kira-kira di mana saja ya?

1. PANTAI IBOIH

iboih2.jpg

Kalo kita lagi liburan ke daerah Sabang jangan lupa mampir ke Pantai Iboih. Sebenernya pantai Iboih adalah pelabuhan yang biasa digunain sama masyarakat sekitar buat ke Pulau Rubiah. Pantai yang ada di Pulau Weh ini terkenal sama airnya yang jernih banget, jadi kita bisa liat “aquarium raksasa” di bawah laut Iboih dengan snorkeling atau diving. Nggak punya perlengkapan snorkeling? No worries karena kita bisa sewa peralatan snorkeling disini cuma dengan bayar Rp. 45.000 dan bisa kita pake seharian. Atau kalo kita mau liat keindahan bawah laut Iboih kita bisa diving. Biaya buat sewa perlengkaan diving plus instruktur di Pantai Iboih start from Rp. 400.000. Di pantai Iboih juga ada restoran yang nyediaiin menu makanan laut. Selain bisa nikmatin pemandangan laut dan menu-menu makanan laut yang yummy di pantai Iboih, kita juga bisa liat beautiful sunrise di pagi hari.

Buat sampe ke Pantai Iboih, kita bisa sewa kendaraan yang ada di sekitar daerah Balohan. Biaya sewa kendaraan ke Pantai Iboih sekitar Rp50 ribu. Jarak dari pelabuhan Balohan ke Pantai Iboih sekitar 30 km dan butuh waktu sekitar 1 jam.

2. PANTAI KOKA

pantai koka.JPG

Di Nusa Tenggara Timur ada Pantai yang indah dan belum banyak dikunjungi wisatawan yaitu Pantai Koka. Nggak cuma punya hamparan pasir putih halus dan air laut berwarna biru tosca yang jernih, kita juga bisa liat pemandangan jajaran bukit di sekitar Pantai Koka. Nama Pantai Koka diambil dari nama burung yang sering berterbangan di sana. Pantai Koka juga punya dua teluk kecil yang dibatesin batu karang besar. Ombak di Pantai Koka lumayan besar tingginya bisa sampe 1,5 meter, tapi karena Pantai Koka punya dua bukit karang jadi airnya lebih tenang. Di sisi kiri dan kanan Pantai Koka dihiasi jajaran karang dan tebing yang curam. Kita juga bisa berenang, snorkeling, or surfing di pantai ini.

Buat sampe ke sana dari Jakarta kita bisa pilih penerbangan ke Maumere Airport. Dari bandara Maumere, kita bisa sewa mobil buat sampe ke Pantai Koka. Tarif sewa mobil ke Pantai Koka sekitar Rp400 ribu udah plus sopir. Jarak dari Maumere ke Pantai Koka sekitar 48 kilometer.

3. PANTAI PULAU LENGKUAS

pantai lengkuas.jpg

Pantai Pulau Lengkuas, ternyata nama pantai ini bukan diambil dari nama rempah-rempah guys. Dulu Belanda nyebut pantai di pulau ini lighthouse yang artinya mercusuar. Tapi karena masyarakat sekitar salah ngartiin kata lighthouse jadi disebut Lengkuas deh. Walaupun luas pantai ini nggak sampe 1 hektar, Pantai Pulau Lengkuas punya pemandangan yang indah banget dengan hamparan pasir putih dan batu-batuan granit di sekitarnya. Laut di Pulau Lengkuas juga nggak terlalu dalam jadi kita bisa berenang, liat batu karang, binatang laut, dan ikan berwarna-warni. Uniknya, di pantai ini ada mercusuar yang tingginya 62 meter dan udah ada dari zaman Belanda tahun 1882. Sampe sekarang mercusuar di Pantai Pulau Lengkuas masih dimanfaatin buat ngatur lalu lintas kapal-kapal laut yang lewat dan keluar masuk Pulau Belitung. Kita juga bisa naik ke puncak mercusuar ini kalo mau liat pemandangan laut indah di Pulau Lengkuas. Unfortunately akomodasi sama fasilitas di pantai ini masih kurang banget dan persedian air bersihnya terbatas.

Dari Jakarta kita bisa naik pesawat ke H.A.S Hanandjoeddin Airport di Tanjung Pandan. Buat sampe ke Pantai Pulau Lengkuas kita bisa sewa perahu dari beberapa titik kayak, Tanjung Kelayang, Tanjung Binga, atau Tanjung Tinggi dengan tarif sekitar Rp350 ribu – Rp500 ribu per perahu dengan kapasitas lebih dari 10 orang. Estimasi waktu dari Tanjung Kelayang ke Pantai Pulau Lengkuas sekitar 30-45 menit.

4. PANTAI NGURTAFUR

papantayan.jpg

Pantai yang ada di Indonesia bagian Timur ini unik banget karena Pantai Ngutafur punya hamparan pasir putih yang membelah pantai jadi dua sisi terbentang sepanjang 2 kilometer dari tepi Pulau warbal ke arah laut dengan lebar kurang lebih sekitar 7 meter. Jadi kita berasa jalan di tengah-tangah laut kalo ke sini. Selain punya pasir yang unik, di sini kita juga bakal liat penyu belimbing atau penyu “Tabob”.  Penyu-penyu yang ada di sana tergolong langka, bahkan dilindungi sama organisasi WWF (World Wide Fund for Nature). Kalo kita beruntung kita juga bisa liat kumpulan burung pelikan yang lagi bermigrasi dari Australia ke Maluku. Oh iya kalo ke sini jangan lupa bawa persediaan bekal yang banyak ya karena di sini nggak ada warung makan.

Untuk sampe ke Pantai Ngurtafur kita mesti naik pesawat ke Ambon terus ngelanjutin perjalanan lagi ke Tual dengan waktu kurang lebih 1,5 jam. Dari Tual kita harus lanjut lagi ke Pelabuhan Debut terus dari Debut kita mesti nyewa kapal motor. Harga sewa kapal sekitar Rp750 ribu sampe Rp1 juta untuk pulang-pergi (PP) dengan kapasitas kapal bisa ngangkut 15 orang dengan jarak tempuh sekitar 2 jam perjalanan.

5. PANTAI PULAU KENAWA

pulau kenawa.jpg

Pulau yang nggak punya penghuni di Sumbawa adalah Pulau Kenawa. That’s why kalo kita berencana buat liburan ke sini jangan lupa bawa bekel yang banyak karena di sini nggak ada orang jualan. Luas pulau ini sekitar 15 hektar. Beda kayak pantai-pantai pada umumnya di sini kita bakal disuguhin pemandangan padang savana dengan hamparan rumput yang luas. Kalo musim kemarau rumput-rumput di sini berubah warna jadi kekuningan. Di sini juga masih minim fasilitas, nggak ada persediaan air bersih, dan juga listrik. Banyak juga kerang-kerang dan binatang laut kayak kepiting dan bintang laut yang bertebaran di pasir putih sekitar Pantai Kenawa.  Kita juga bisa snorkeling di sini tapi bawa peralatan sendiri ya dari rumah karena di sini juga nggak ada tempat buat nyewa.

Untuk menuju Pantai Kenawa, dari Kota Mataram kita ke Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. Kita bisa nyebrang pake kapal feri  buat sampe ke Pelabuhan Poto Tano. Harga tiket per orang sebesar Rp20.000. dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Kalo udah sampe di Pelabuhan Poto Tano kita bisa minta tolong nelayan buat anterin kita ke Pulau Kenawa. Biasaya mereka nawarin jasa sekitar Rp250 ribu  – Rp300 ribu per perahu dengan kapasitas 10 orang pulang pergi. Butuh waktu sekitar 20-30 menit buat sampe di Pantai Kenawa.

6. PANTAI KLAYAR

pantai klayar.jpg

Di Pulau Jawa tepatnya di Jawa Timur ada satu pantai yang bikin kita amaze sama pemandangannya. Pantai Klayar selain punya pemandangan pasir putih, di sini kita juga bisa liat karang-karang raksasa mirip patung Sphinx yang ada di Mesir. Uniknya kalo ada ombak yang nerjang batu karang di pantai ini bakal tercipta air mancur yang tingginya sampe 10 meter dan bakal ngeluarin suara nyaring mirip seruling, makanya dibilang seruling samudera. Banyak Pohon kelapa di sekitar pantai ini. Harga tiket masuk Pantai Klayar Rp10 ribu per orang.

Buat sampe ke pantai klayar kita harus ngelewatin jalan yang berkelok-kelok dan naik turun. Dari pusat Kota Pacitan kita mesti nempuh perjalanan sekitar 40 km dan butuh waktu sekitar satu jam. Belum ada transportasi umum untuk sampe ke sana jadi kita mesti bawa kendaraan pribadi. Dari Yogyakarta, rute paling recommended menuju Pantai Klayar lewat jalan Wonosari di Gunung Kidul terus ke Pracimantoro, Giribelah, ngelewatin perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ke Punung dan sampe di Pantai Klayar.

7. PANTAI LIUKANG LOE

loekang.jpg

Liukang Loe pantai di Sulawesi Selatan ini punya nama yang unik. Nama pantai ini diambil dari Bahasa Konjo, Liukang yang artinya kayu hitam dan Loe berarti banyak. Emang di Pantai Liukang Loe ini banyak kayu hitam. Selain dikenal karena banyak kayu-kayu hitam di sekitarnya, Pantai Liukang Loe juga punya pasir putih yang lembut dan pemandangan bawah laut yang indah. Pantai Liukang Loe juga jadi salah satu spot snorkeling dan diving yang bagus, sayangnya di beberapa spot ada terumbu karang yang rusak karena pengeboman ikan. Di Pulau Liukang Loe, kita nggak cuma bisa nikmati keindahan terumbu karang tapi kita juga bisa nyicipin aneka olahan seafood hasil dari lautnya. Kita juga bisa beli cendera mata khas masyarakat Liukang Loe yaitu sarung tenun Bangkuru Bira, Bulukumba. Ciri khas lain hasil kerajinan masyarakat lokal adalah kain tenun Bugis atau dikenal sarung sutra bugis yang dibuat dari benang sutera. Keunikan lain, rumah-rumah nelayan di sekitar Pantai Liukang Loe bentuknya kayak rumah panggung yang di cat warna-warni

Buat sampe ke Pantai Liukang Loe kita mesti nempuh perjalanan darat sekitar 5 jam dari Bandara Makassar ke Tanjung Bira. Dari Tanjung Bira kita bisa sewa perahu nelayan or speed boat dengan waktu 15-20 menit.

Gimana ? apa kalian udah mikirin destinasi liburan berikutnya ? sepertinya menjelajahi indonesia gak akan ada habisnya.

 

Sumber : GoGirl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s